Hukrim  

Polres Lombok Barat Berhasil Bekuk Empat Pelaku Pembobol ATM, Satu Masih Buron

Hukrimlobar.com – Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K., saat Konferensi Pers, Jumat (6/3).

Komplotan ini melakukan aksinya disalah satu Gerai ATM di SPBU Nyiurgading, Ds. Montong Are, Kec. Kediri, Kab. Lombok Barat, yang kerap beraksi hingga Lintas Daerah, empat tersangka berhasil diamankan, sementara satu masih buron.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini kerap melakukan aksinya hingga lintas daerah,” ungkapnya.

Keempat pelaku masing-masing berinisal JA (24) , SA (22), RU (22) DAN AK (22), semua berasal dari luar daerah, sedangkan seorang perempuan berisnial  J masih menjadi Buron.

Adapun peran masing-masing pelaku, JA dan SA masuk kedalam ATM kemudian memasang alat dan stiker pengaduan palsu.

“Dari hal keterangan para pelaku ini, mereka telah melakukan pembolan mesin ATM di beberapa provinsi di Indonesia, dan untuk di Lombok Barat mereka sudah lakukan belasan kali,” ungkap kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo.

Modus para pelaku dalam menjalan aksinya, mengganjal tempat lubang kartu  kredit dengan alat-alat yang sudah dirancang, selanjutnya menempelkan stiker nomor pengaduan palsu pada mesin ATM.

“Jadi ketika pada saat korban melakukan transaksi di ATM tersebut, maka seolah-olah ATM milik korban akan tertelan padahal ATM tersebut nyangkut di slot ATM yang sudah di pasangkan alat oleh pelaku,” jelasnya.

Seolah-olah membantu korban, para pelaku mengarahkan atau menyarankan korban untuk menghubungi nomoh HP call center palsu yang telah di pasang oleh para pelaku sebelumnya, karena panik korban menuruti arahan dari pelaku.

“Sat Reskrim Polres Lombok melakukan penyelidikan, dan dari rekaman kamera pingintai atau CCTV, polisi melakukan pengintaian terhadap keberadaan para pelaku,” imbuhnya.

Baca Juga  Sekolah Percontohan, SMP N 1 Gerung Dikunjungi Team Monev Lobar, Cek Standart Protokol Kesehatan

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lombok Barat akhirnya berhasil membekuk para pelaku di Kabupaten Lombok Timur, namun saat dilakukan penangkapan para pelaku mencoba melawan dan mencoba kabur, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan para pelaku.

“Para pelaku ini kita tangkap di Lombok timur, saat hendak akan melakukan aksi pembobolan ATM,” ujarnya.

Karena melawan petugas dan berusaha kabur, keempat pelaku dilumpuhkan dengan dihadiahi timah panas.

Kini Polres Lombok Barat masih mengejar salah seorang terduga pelaku perempuan, yang diduga kuat bertindak sebagai operator.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan  satu unit HP, 36 lembar stiker pengaduan palsu, tiga buah ATM Berbagai Bank, serta uang lima ratus ribu rupiah.

Terhadap ParaPelaku di jerat dengan Pasal Pencurian dengan pemberatansebagaimana dimaksud dalamPasal 363 ayat(1) ke-4 dan ke-5 KUHP dimana para pelaku melakukan pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan cara bersekutu yang di lakukan dengan cara merusak, dengan ancaman hukuman 7 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.