Operasi Pekat Gatarin 2020, Polres Lobar Ungkap 23 Kasus

oleh -12 views

Polres Lombok Barat mempublikasikan hasil Operasi pekat gatarin 2020, di Mapolres Lombok Barat, Selasa (7/4).

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., melalui Kabag Ops Kompol Kiki Firmansyah E. SIK. MH.  meyampaikan hasil pelaksanaan Opresi Pekat ini.

Lebih Lanjut, Kabag Ops menjelaskan bahwa sasaran dalam pelaksanaan Operasi Pekat Gatarin 2020 yaitu Judi, Miras, dan Postitusi di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat.

“Ini merupakan hasil Operasi yang telah kita laksanakan, antara lain kasus Judi, Miras Illegal, dan Prostitusi,” Ungkapnya.

Polres Lombok Barat berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus selama pelaksanaan kegiatan Operasi Pekat Gatarin 2020 ini.

“Satu Kasus merupakan Target Operasi (TO), sedangkan 22 kasus non TO,” tandasnya.

Sedangkan untuk tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 26 tersangka, terdiri dari satu orang TO dan 25 orang non TO.

“Kasus Judi yang berhasil diungkap yaitu Kasus judi togel, dan judi Domino,” terangnya.

Dimana dalam kasus judi togel ini, dengan modus operandi melakukan transaksi judi togel melalui online.

“Kasus judi Domino berdasarkan informasi dari masyarakat dan berhasil mengamankan 3 orang tersangka,” katanya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, Polres Lobar berhasil mengungkap kasus judi domino ini dilakukan di Desa Lembar, Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat.

“Selain itu, Polres Lombok Barat juga berhasil mengungkap tindak pidana Prostitusi dan berhasil mengamankan satu orang perempuan yang diduga sebagai mucikari,” jelasnya.

Dalam kasus prostitusi ini, polisi mengamankan wanita berinisial MH alias MY, perempuan 36 tahun putus sekolah asal Gunungsari  ini.

“Modusnya yaitu, menawarkan wanita penghibur kepada pria hidung belang dengan tarif Rp 1 juta,” imbuhnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu buah sprei warna putih yang ada spermanya, satu buah selimut warna coklat yang juga ada spermanya, dan uang sebesar Rp 1 juta.

Baca Juga  Manfatkan Momen Wabah Corona Tiga Pemuda Ini Lakukan Balap Liar, Sigap Polres Lotara Amankan Pelaku.

Dalam pelaksanaannya, Polres Lobar tidak menghadirkan semua tersangka, terkait Sosial Distancing untuk cegah sebaran Covid 19.

“Dalam pelaksanaan Konferensi Pers kali ini, kita batasi jumlah media yang hadir termasuk jumlah tersangka,” ungkapnya .

Kabag Ops mengatakan bahwa ini bertujuan terkait dengan pencegahan sebaran Covid 19 di Lingkungan Polres Lombok Barat.

“Disamping itu, baik petugas maupun tersangka dilengkapi dengan pelindung seperti masker, dan menjaga jarak satu sama lainnya,” ujarnya.

Untuk teknisnya, Kabag ops menyarankan kepada awak media, untuk meneruskan informasi ini melalui media sosial yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.