Pemancing di Desa Buwun Mas Sekotong Hilang, Diduga Terseret Arus

Hukrimlobar.com – Sejumlah anggota Polsek Sekotong dan Warga Desa Buwun Mas Sekotong, melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga yang hilang diduga terseret arus saat mencari ikan, Sabtu (13/6)

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan berawal dari informasi bahwa terdapat orang hilang atau hanyut karena terseret ombak pada saat memancing.

“Dari keterangan warga, Korban bernama Agus Salim, laki-laki umur 26 tahun Warga Dusun Bertong Desa Cendi Manik Kec. Sekotong Kab Lobar,” ungkapnya, Minggu (14/6).

Secara rinci, Kapolsek menjelaskan bahwa, korban bersama dua orang rekanya pergi memencing di Mekumbi Pantai Meang Dusun Pangsing Desa Buwun Mas Kec Sekotong Kab Lobar.

“Dua rekannya bernama Ramdi dan Rahim pergi memancing ke lokasi ini, setelah sampai di Lokasi korban bersama dua orang saksi langsung memancing dari atas tebing karang,” jelasnya.

Korban sempat mengajak rekannya untuk pulang, namun Ramdi meminta korban untuk duluan kembali pulang.

“Saat disuruh pulang, korban mengatakan kepada Ramdi berniat memasang pancing di tempat yang bisa korban memamsang pancing,” terangnya.

Selang beberapa saat Ramdi mendengar teriakan korban, namun Ramdi yang merupakan kakek korban tidak langsung meresponnya.

“Pada saat Ramdi hendak berangkat pulang baru menyadari bahwa korban sudah tidak ada di tempat sebelumnya memancing,” imbuhnya.

Yang ditemukan dilokasi hanya sandal dan alat pancing milik korban, dan Ramdi langsung melakukan pencarian terhadap korban sekitar satu jam lamanya.

“Namun korban masih belum ditemukan, sehingga keluarga korban langsung menghubungi Polsek Sekotong dan pihak keluarganya di Dusun Bertong Desa Cendi Manik,” ujarnya.

Tim Basarnas, personil Polsek Sekotong, pihak keluarga korban dan warga langsung melakukan usaha pencarian, namun korban diduga sudah terseret arus dan hingga saat ini korban belum bisa di temukan.

Baca Juga  Perbatasan Lombok Barat Mataram Menjadi Perhatian Patroli Polsek Labuapi

“Pencarian ditunda karena faktor cuaca dan gelombang tinggi, namun pagi ini akan dilanjutkan kembali upaya pencarian,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Polarud Polres Lombok Barat Ipda I Gusti Made Suarjaya mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan jajaran Basarnas NTB dalam upaya melakukan pencarian dilaut.

“hari ini, Minggu (14/6) jajaran Sat Polairud Polres Lobar dan Basarnas akan melakukan kegiatan SAR, dalam rangka melakukan korban hilang tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, koordinasi telah dilakukan, dengan Polsek Sekotong dan Basarnas NTB, untuk Langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.