Ribuan Obat Trihexyphenidyl Diamankan Tim Sat Res narkoba Polres Lombok Barat, Berikut Ketiga Pelakunya

hukrimlobar.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat mengungkapkan kembali kasus peredaran narkotika yang berada di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat, Kamis. (9/7)

 

Sebanyak 3 Terduga pelaku telah diamankan berikut sejumlah barang bukti di Mapolres Lombok Barat.

 

Berdasarkan kronologis menurut penjelasan Kasat Res Narkoba Polres Lobar Iptu Faisal Afrihadi, S.H., berdasarkan informasi masyarakat pada hari Rabu (8/7) dirumah salah satu warga yang berlokasi di Dusun Sedayu Desa Kediri Selatan Kecamatan Kediri diduga adanya penyalahgunaan narkotika.

 

“Pada pukul 22.00 Wita Kanit Opsnal bersama anggota lainnya melakukan penggerebekan di rumah warga tersebut dan ditemukan 3 orang yang telah dicurigai tersebut, 1 diantaranya perempuan,” Terangnya.

 

Setelah dilakukan penggerebekan, selanjutnya Tim Opsnal melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap 3 oang tersebut dengan di damping oleh masyarakat sekitar guan menyaksikan proses penggeledahan untuk menghindari adanya rekayasa terhadap penangkapan.

 

Kasat Res Narkoba melanjutkan sejumlah barang bukti diduga jenis shabu – shabu dan pil penenang didapati saat penggeledahan pada ketiga terduga.

 

“2 poket klip plastik yang berisi Kristal bening diduga narkotika jenis shabu-shabu dan sebanyak 5.300 butir obat jenis Trihexyphenidyl beserta alat hisap lainnya telah kami dapati dan kami amankan untuk melengkapi proses penyidikan,” lanjutnya.

 

Disamping shabu-shabu yang diketahui berat bruto 0,72 Gram dan ribuan obat penenang tersebut, tim opsnal juga menemukan 3 buah buku catatan nota bon hasil transaksi kegiatan tersebut dan uang tunai sebanyak Rp 6.685.000, – diamankan.

 

Ketiga identitas pelaku diantaranya seorang perempuan dengan inisial WM (28) alamat Kecamatan Kediri dan 2 pelaku lainnya beralamatkan di Kecamatan Kuripan dengan inisial MAS (28) dan MU (20).

Baca Juga  Lebihi dari yang Ditargetkan, Tim Vaksinator Tetap Tuntaskan Vaksinasi di Lembar

 

Lugasnya, Kasat Res Narkoba mengungkapkan terduga tersebut dapat dikatakan sebagai pengguna sekaligus pengedar di beberapa wilayah di Kabupaten Lombok Barat.

 

“Ketiga terduga menurut pemeriksaan awal dikategorikan sebagai pengguna sekaligus pengedar selanjutnya mereka akan dikenakan pasal berlapis terkait Penyalahgunaan Narkotika,” lugasnya.

 

Atas perbuatannya, ketiga terduga disangkakan terkena pasal berlapis yakni diantaranya pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.