Lugas, Berimbang dan Terpercaya
Hukrim  

Tak Beraksi Sendirian, Residivis Kasus Curas Ini Akhirnya Dibekuk Tim Puma Polres Lobar Dengan Polsek Kediri

hukrimlobar.com – Disamping memberikan pelayanan terhadap kasus kasus yang sedang diproses, Polres Lombok Barat juga terus melakukan upaya pengungkapan kasus kasus kriminalitas yang telah dilaporkan.

Dalam pengungkapannya, Polres Lombok Barat melalui Tim Puma Polres Lombok Barat meringkus salah seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).

Tim puma Polres Lombok Barat dengan sigap bersama dengan Unit Reskrim Polsek Kediri berhasil membekuk seorang pelaku Pencurian dengan pemberatan ( curat ) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP di Dsn. Tunjang Desa Taman Baru Kec. Jonggat Kab. Lombok Tengah.

Diketahui, Pelaku berinisial AM als MA(50) merupakan DPO yg sdh lama menjadi buronan aparat Kepolisian dan disamping itu juga pelaku adalah seorang resedivis yang sdh sering keluar masuk Lapas.

Adapun Korbannya yaitu seorang perempuan yg berinisial SF (25)yang beralamat Dsn. Penandah Desa Montong Are Kec. Kediri kab. Lombok Barat

Kronologis kejadian dimana awalnya pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu dan mengambil barang barang yang ada didalam rumah.

“Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Lobar AKP DHAFID SHIDDIQ, S.H., S.I.K. saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa barang yang berhasil diambil oleh pelaku adalah 1 ( satu ) unit ranmor R2 jenis Honda beat sporty warna hitam, 1 ( satu ) unit HP realme 6A warna hitam.

“Jika di kalkulasikan dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 18.000.000, ( delapan belas juta rupiah ),” tambahnya.

Pelaku berhasil diamankan berawal dari penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi dan korban akhirnya Tim kami pun memperoleh info yang diduga sebagai pelaku pencurian, kemudian kami mendalami informasi tersebut.

“Tepatnya Jumat tanggal 04 September 2020 sekitar pukul 04.00 wita, Tim kami membekuk pelaku di wilayah dsn. Tunjang Desa Taman Baru kec. Jonggat kab. Loteng beserta BB berupa satu buah Hp yg sesuai dengan milik korban, dari hasil introgasi awal pelaku mengaku dlm melakukan aksinya tdk sendirian, selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Lobar untuk dimintai keterangan guna pengembangan sehingga dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya serta barang bukti yg belum ditemukan yaitu 1 unit spm, “ujarnya.

Baca Juga  Polres Lobar Publikasikan Hasil Ops Pekat Rinjani 2021, Alami Peningkatan Trend Pengungkapan Kasus

“Saat ini Pelaku dan barang bukti kami amankan di Mako Polres Lobar guna proses hukum lebih lanjut, adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 363 KUHP dengan ancaman Hukuman maksimal 7 tahun penjara” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.