Sebagai bentuk Kesiapsiagaan, Forkopimcam Kuripan Mendata dan Tindak Lanjuti Pohon-pohon yang Berpotensi Tumbang

oleh -2 views

Hukrimlobar.com – Dalam mengantisipasi dan penanganan bencana, bila sewaktu-waktu terjadi di Wilayah kecamatan Kuripan, Forkopimcam Kuripan segera melakukan pertemuan guna membahas ini, Rabu (18/11).

Kapolsubsektor Kuripan Iptu Agus Supriadi, SH mengatakan bertempat di aula kantor camat Kuripan sejumlah pihak terkait hadir guna melakukan Rapat Koordinasi penanganan bencana alam.

“Khusus di Wilayah Kecamatan Kuripan, telah mendata pohon-pohon yang akan ditangani, baik untuk di tebang, maupun yang akan di rapikan,” ungkapnya.

Ini menindaklanjuti atas pertermuan di Pemda Lombok Barat, tentang rencana penebangan terhadap pohon-pohon yang lapuk atau berpotensi tumbang.

“Untuk itu, kita juga melibatkan para Kepala Desa untuk membantu mendata, pohon-pohon dimana saja yang akan ditangani,” imbuhnya

Pohon-pohon yang telah disurvei dan ditinjau tersebut selanjutnya akan didokumentasikan, untuk dilaporkan ke dinas Perkim Lombok Barat

“Untuk itu, dibutuhkan kepedulian para Kades, melalui para Kadus ataupun semua potensi yang ada di desa, minimal apabila terjadi kejadian yang berpotensi bencana agar segera melaporkannya,” imbuhnya.

Langkah ini dilakukan agar dapat mengambil Langkah-langkah antisipasi lebih awal dan koordinasi dengan Dinas terkait.

Sementara itu, Camat Kuripan Banu Harly, S.Pd mengatakan kegiatan ini sangat berkaitan dalam memetakan rawan bencana khusus wilayah kecamatan Kuripan.

“Ada empat potensi bencana di kecamatan Kuripan yaitu angin puting beliung diwilayah Kuripan utara, banjir diwilayah selatan, pohon tumbang disekitar jalur Bil dan Tanah longsor diwilayah dekat bukit pendem dan selatan,” ungkapnya.

Untuk itu, Camat kuripan berharap agar masing-masing kepala desa untuk membantu kasi trantib, mendata pohon-pohon yang dianggap rapuh dan dianggap dapat mengakibatkan bencana.

“Terutama pada saat cuaca buruk (Angin Kencang), kemudian terkait Black Spot (Sinyal Lemah) juga akan didatakan,” imbuhnya.

Baca Juga  BLTDD Lembar Selatan Tahap I Cair, Polisi Ingatkan Protokol Kesehatan

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa dengan tetap melakukan koordinasi, sebagi bentuk kesiapsiagaan, sehingga bila terjadi bencana, masing-masing telah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.