Lugas, Berimbang dan Terpercaya
Binkam  

Bersama Instansi Terkait Polres Lotim Kembali Lakukan Operasi Yustisi, Guna Penerapan Protokol Kesehatan Covid – 19

hukrimlobar.com – Pada hari Sabtu tanggal 16 Januari 2021 pukul 09.00 wita bertempat di samping makam pahlawan  Jalan TGKH. Zainuddin Abdul Majid Kelurahan Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, telah berlangsung kegiatan Operasi Yustisi gabungan Polres Lotim/ Polsek Selong, Sat Pol PP dan Dishub Lotim  terkait pendisiplinan penggunaan masker dan penegakan hukum protokol Kesehatan Covid – 19.

Dalam operasi tersebut Hadir Kabag Ops Polres Lotim Kompol Eko Mulyadi, S.H, Kapolsek Selong IPTU I Dewa Gede Wija Astawa, S.H, Kanit Turjawali Sat. Lantas Polres Lotim IPDA Anhar, Kasi Turjawali Dishub Lotim Iwan Setiawan, S.H, Kabid Tibum dan Tranmas Sat. Pol PP Kab. Lotim Lalu Ahmad Purwadi, S.STP, MM, Kasi TU Bapenda NTB Syahdan, S.H, Gabungan personil Polres Lotim 10 orang, Polsek Selong 5 orang, Kodim 1615/Lotim 5 orang, Dishub Lotim 9 orang , Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Lotim 20 orang dan Bapenda Prov. NTB 2 orang

Pukul 09.00 wita tim gabungan langsung melaksanakan pemeriksaan kepada Pengendara roda 2 maupun roda 4  yang tidak menggunakan protokol Kesehatan yang melintas di Jalan TGKH. Zainuddin Abdul Majid

Adapun hasil kegiatan yaitu ditemukan pengendara yang tidak menggunakan masker dilakukan teguran maupun penindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan hasil; Denda Sat Pol PP Kab Lotim dan Bapenda Provinsi NTB  64 lembar  dengan perincian 12 orang Sangsi Denda dan 52 orang Sangsi Sosial Total dana sangsi yang diperoleh sejumlah Rp 1.200.000,- ( satu juta dua ratus ribu rupiah).

Pada Oprasi Yustisi tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku bagi masyarakat biasa sangsi denda dibebankan 100 ribu rupiah sedangkan untuk ASN sebanyak 500 ribu, adapun bagi pelanggar diberikan pilihan antara mengeluarkan sangsi denda atau melaksanakan sangsi sosial tanpa adanya paksaan.

Baca Juga  Polres Lotim Bersama Instansi Terkait Lakukan Penyekatan Dalam Rangka PPKM Darurat Imbangan Di Perbatasan Desa Jenggik

Kegiatan Operasi Yustisi gabungan merupakan kegiatan rutin untuk menindak lanjuti Perda nomor 7 tahun 2020 dan Perbup nomor 36 tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol Kesehatan Covid 19 dengan tujuan untuk mencegah penularan virus Covid 19 di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas Iptu Lalu Jaharudin berharap, dengan adanya Operasi Yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian bersama dengan Instansi terkait Pandemi Covid – 19 segera berakhir.pungkasnya.

Adapun hasil kegiatan yaitu ditemukan pengendara yang tidak menggunakan masker dilakukan teguran maupun penindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan hasil ; Denda Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Lotim dan Bapenda Prov. NTB : 61 lembar (36 orang Sangsi Denda dan 25 orang Sangsi Sosial, Total denda administratif yang diperoleh sejumlah Rp. 3.600.000,- (tiga juta enam ratus ribu rupiah).

Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio S.I.K., M.H, melalui Kasubbag Humas Menerangkan Pada Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku bagi masyarakat biasa sangsi denda dibebankan Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) sedangkan untuk ASN sebanyak Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah), adapun bagi pelanggar diberikan pilihan antara mengeluarkan sangsi denda atau melaksanakan sangsi sosial tanpa adanya paksaan.

Kegiatan Operasi Yustisi gabungan merupakan kegiatan rutin untuk menindak lanjuti Perda nomor 7 tahun 2020 dan Perbup nomor 36 tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol Kesehatan Covid 19 dengan tujuan untuk mencegah penularan Covid 19 di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.