“Operasi Bina Waspada” Sat Binmas Tekankan Supaya Tidak Terpapar Faham Radikal Kepada Santri pesantren Raudhatul Azhar

oleh -1 views

lombokpagi.com – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan operasi Bina Waspada gatarin 2021, bertempat di pondok pesantren Raudhatul Azhar Dusun Penakak Desa Masbagik Timur Kec. Masbagik. Kabupaten Lombok Timur telah dilaksanakan kegiatan Ops Bina Waspada Gatarin 2021 dalam rangka “Penanggulangan Gangguan Kamtibmas terutama kelompok Radikal Agama, kelompok Ekstrim dan Separatisme” diwilayah hukum Polres Lombok Timur. Rabu (20/01/21).

Hadir dalam kegiatan Silaturahmi PLH. Kasat Binmas Iptu Lalu Jaharudin, Binmas Aiptu Lalu Kusumayadi. pengurus yayasan yaitu Kepala sekolah MTs. an. Makrifattullah, S.P.d. Personil yang terlibat dalam Ops Bina Waspada Gatarin 2021, Guru, siswa dan siswi Ponpes Darul Ma,arif sekitar ± 100 orang. Sebelum memberikan arahan pada siswa siswi.

Kasat Binmas Iptu Lalu Jaharudin melakukan koordinasi dengan Kepala Yayasan tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan penanggulangan Terorisme dengan maksud menatrilisir paham-paham yang anggap radikal dan membahayakan dengan harapan Kelompok radikal Agama, kelompok Ekstrim dan separatisme tidak berkembang di tingkat Ponpes sehingga dapat mendukung program-program Nasional dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam kegiatan tatap muka dengan Pimpinan pondok pesantren Raudhatul Azhar, .beserta para Guru, siswa dan siswi bertempat di Aula yang diikuti oleh ± 100 orang , Kasat Binmas Iptu Lalu Jaharudin selaku Ka Tim operasi Bina Waspada Gatarin 202 Polres Lombok Timur, menyampaikan yang intinya : Ucapan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Raudatul Azhar yang telah menerima untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan penanggulangan Terorisme pada lingkup sekolah / Ponpes .

sebagai bentuk pembinaan dan pendekatan secara langsung bersama para siswa/siswi dengan harapan kedepan selalu peka terhadap ajaran faham radikal Agama yang anti pancasila dan NKRI yang saat ini berkembang di Negara RI lebih khusus wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga  Tingkatkan Wisata Bahari, Ratusan Anak Penyu Dilepaskan Oleh Sat Polairud Polres Lombok Barat

Di zaman serba canggih seperti sekarang terkait perkembangan dunia dengan mudah kita mengakses berita yang penting dan bermaanfaat bagi kita semua tapi apabila internet itu dipakai dengan hal-hal Negatif tentu akan membuat siswa dan siswi ini terpengaruh dan menyalahgunakan Handpone yang dimiliki.”Ungkap Kasat Binmas.

PLH. Kasat Binmas Dalam penyampaian arahan “Diharapkan kepada siswa dan siswi jangan coba-coba mendekati hal yang Negatif yang beredar di Medsos seperti Narkoba, mengingat peredaran Narkoba sekarang sudah sangat merajalela tapi kami yakin di Ponpes Darul Ma,arif lebih banyak belajar mengenai Agama dan itu harus diimbangi dengan tingkat kesadaran dan iman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh.

Guru hanya mengajar, mendidik dan membina tapi kita kembali ke siswa dan siswi dan harapan guru ingin siswa siswi menjadi pintar nantinya bisa sukses dalam meraih suatu keberhasilan dengan diimbangi oleh tekad dan kemauan dengan belajar dan belajar dan akan di jadikan contoh terbaik bagi Sekolah lain, “Harap Lalu Jaharudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.