Selasa, April 20News That Matters
Shadow

Sampaikan Pesan kampung Sehat dan Vaksinasi, Polres Lobar Pererat Sinergi dengan Tokoh Agama

Lembar – Kapolres Lombok Barat bersilahturahmi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Lombok Barat, membahas perkembangan situasi ditengah pandemic saat ini.

Silahturahmi Kapolres Lombok Barat AKBP bagus S. Wibowo, SIK bersama tokoh agama Kabupaten Lobar adalah untuk mendorong dan memperkuat dalam Lomba Kampung Sehat, sekaligus vaksinasi, Selasa (2/3/2021).

“Vaksinasi merupakan salah satu bagian dalam Lomba Kampung Sehat Jilid II, dan sinergi ini diharapkan pesan yang disampaikan berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, dari pengalaman pribadi tentang vaksin tidak ada efek samping yang dirasakan, dimana Kapolres Lobar telah melaui dua tahap vaksinasi.

“Dalam pertemuan ini, saya kira merupakan momentun yang tepat sebagai ajang silahturahmi, sehingga kegiatan vaksin dapat terlaksana dengan baik di Polres Lobar, dalam mendukung Program Kampung Sehat,” katanya.

Polres Lobar sudah telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lombok Barat, sehingga rencana Vaksinasi yang dilaksanakan di Mapolres Lobar bisa terlaksana.

“Melalui sinergi ini, diharapkan Tokoh Agama dapat menyampikan pesan kepada masyarakat, bahwa vaksin tidak seperti apa yang di beritakan,” imbuhnya.

Dimana dalam penyampain pesan langsung oleh Tokoh Agama, dirasa lebih mudah diterima oleh masyarakat luas, untuk menepis anggapan negative tentang vaksinasi.

“Tokoh Agama saja melakukan vaksinasi, sehingga ini bisa dikatakan sebagai dorongan kepada Masyarakat agar tidak menjadi kelompok pembawa virus, apalagi yang belum divaksin,” ujarnya.

Sehingga melalui Program kampung sehat 2 ini, pada intinya sistem yang digunakan TNI  Polri untuk menyadarkan masyarakat agar bersama sama berupaya didalam pencegahan covid 19.

“Kampung sehat berjalan efektif, dalam mengajak masyarakat peduli dalam menerapkan hidup sehat, sehingga nantinya para tokoh bisa mengajak masyarakatnya untuk menerapkan protokol covid dengan menerapkan 3M,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lobar drg. Hj Ni Made Ambarwati, MM menyinggung  deman berdarah sudah mulai meningkat dan diharapkan juga agar menjadi perhatian.

 

“Caranya menerapkan 3M (Menguras, menutup dan mengubur) dan mengajak masyarakat  agar selalu melaksanakan jumat bersih, untuk kampung sehat fokus terhadap desa,” katanya.

Menurutnya, penilaian mulai  dilakukan pada bulan mei secara tertutup oleh tim provinsi serta diharapkan dari desa masing masing menyiapkan data untuk warganya.

Kabid P3KL Dikes Lobar Dr. Fatoni mengatakan ini dibutuhkan peran semua pihak dalam pencegahan penyebaran virus covid 19.

“Kluster tertinggi saat ini adalah rumah tangga, yang kedua klaster kantor  dan ketiga Nakes, dengan adanya kampung sehat dan vaksinasi merupakan upaya dalam pencegahan,” pungkasnya.

Dikatakan bahwa vaksin yang digunakan adalah jenis sinovac, untuk penduduk indonesia ada sebanyak 181 juta orang yang akan divaksin dan untuk Kab. Lobar sebanyak 200 ribu orang.

“Vaksin sudah ada ijin dari Bpom dan MUI, serta efek untuk vaksin tidak ada, dari Dikes akan berusaha secepat mungkin didalam pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: