Personil Polres Lotim Tingkatkan Pengetatan Prokes Di Pelabuhan Kayangan Labuhan Lombok

oleh -0 views

hukrimlobar.com – Kegiatan Penyekatan  di pintu masuk Pelabuhan Laut Kayangan Labuhan Lombok oleh personil gabungan TNI-Polri dan instansi terkait dimulai pukul 08.00 wita dalam rangka pemberlakukan PPKM Darurat Imbangan di Kabupaten Lotim sesuai dengan Surat Edaran Bupati Lombok Timur Nomor : 060/481/PMD/2021 tanggal 13 Juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro Darurat Imbangan di Kabupaten Lotim. Kamis  (15/7/21)

Kegiatan penyekatan ini bertujuan  untuk mencegah lonjakan penyebaran covid19 dengan membatasi mobilitas masyarakat yang hendak keluar masuk wilayah Kabupaten Lotim sehingga mencegah transisi penyebaran covid antar kabupaten di NTB.

Dalam penyekatan di pintu masuk Pelabuhan Laut Kayangan Labuhan Lombok tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lotim Iptu  Sudarman S.Sos bersama dengan Kapolsek KPL Labuhan Lombok Ipda Sahiman dengan melibatkan Koramil pringgabaya, KKP Pelabuhan Khayangan, JM PT ASDP Pelabuhan khayangan,  Dishub prov NTB Pos khayangan, Anggota Polsek KPL Labuhan Lombok,  Anggota Polairud Polres Lotim, Pol PP Kabupaten Lotim dan BPBD Kabupaten Lotim.

Kasat Polairud menekankan kepada personil yang bertugas di penyekatan untuk lebih memperhatikan pengendara mana saja yang di harus utamakan untuk diperiksa agar penyekatan ini dapat berjalan lebih efektif.

Dirinya juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan penyekatan ini hendaknya personil yang bertugas mengutamakan sikap humanis kepada pengendara namun tetap tegas dalam menjalankan tugas penyekatan.

“pelayanan kepada masyarakat tetap harus di perhatikan, tegas namun tetap humanis” lanjutnya.

Sesuai Surat Edaran Gubernur NTB Nomor : 180 / 08 / KUM / Tahun 2021 tentang PPKM berbasis Mikro di Provinsi NTB Masyarakat yang bisa melintasi pos penyekatan adalah bisa menunjukan kartu tanda sudah di vaksin dan swab antigen, dan sesuai dengan Surat Edaran Bupati pelaku perjalanan yang hendak memasuki kawasan harus menerapkan prokes (terutama menggunakan masker) dan dilakukan pemeriksaan kesehatan apabila suhu diatas 37 derajat Celsius akan di lakukan swab antigen di pos penyekatan.

Baca Juga  Menjelang Batas Jam Operasinal Malam Dagangan Belum Laku, Polisi Borong Bakso Cilok saat Patroli di Kediri

“apabila terdapat masyarakat yang tidak bisa menunjukan bukti sertifikat pernah di vaksin dan terdapat kriteria kurang sehat maka di arahkan untuk dilakukan swab antigen oleh petugas kesehatan yang ada di pos penyekatan” jelas Kasat Polairud.

Sedangkan untuk pengendara yang hendak keluar masuk wilayah Lotim tidak menerapkan prokes (tidak menggunakan masker) maka secara otomatis pengendara akan di arahkan untuk memutar balik kendaraannya.

Adapun setelah dilakukan pemeriksaan kendaraan dan pengendara di pos penyekatan pelabuhan kayangan pada shif pertama, terdapat 63 orang yang di lakukan swab antigen yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Lotim.

Hingga siang ini untuk kendaraan yang hendak masuk dan keluar wilayah Lotim dan diarahkan memutar balik karena tidak menerapkan prokes berjumlah 19 unit yang terdiri dari 3 unit kendaraan Roda 4 dan 16 unit kendaraan roda dua.

“sampai saat ini kegiatan penyekatan di pintu masuk pelabuhan kayangan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan” pungkas Iptu Sudarman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.