Rapat Kordinasi Terkait Kebijakan Pemerintah Tentang Perpanjangan PPKM Darurat Di Gelar Kapolres Lotim

oleh -1 views

hukrimlobar.com – Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio,S.I.K, M.H menggelar Rapat melalui Zoom Meeting dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden RI terkait  perpanjangan PPKM Darurat di ruang Rupatama Polres Lotim. Rabu (21/7/21)

Rapat tersebut terhubung dengan Polsek jajaran Polres Lombok Timur dan dihadiri oleh Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K., M.H, Wakapolres Lotim Kompol Agung Asmara, S.I.K., M.I.K, Kepala BLK Lotim Sabar, S.Pd, Sekertaris Dinas BPBD Kabupaten Lotim Bapak Muzakir,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lotim diwakili oleh Kasi SIKB Bpk. Sinawan, serta PJU dan Perwira atau yang mewakili.

Presiden Jokowi telah mengumumkan secara langsung (virtual) melalui akun youtube Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden pada Selasa malam (20/7/21) bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Juli 2021.

Menindak lanjutin intruksi presiden tersebut, perlunya dilakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait oleh Polres Lombok Timur dalam mengambil langkah lanjutan sebagaimana di Kabupaten Lombok Timur juga telah di terapkan PPKM Mikro Darurat Imbangan.

“seluruh jajaran agar bersama-sama menggaungkan intruksi tersebut dengan cara tetap mengaktifkan kebijakan PPKM berbasis Mikro Darurat Imbangan serta penyekatan di 3 titik perbatasan wilayah Kabupaten Lombok Timur dengan tujuan menurunkan penyebaran Covid-19” jelas Kapaolres Lotim.

Saat ini Regulasi Surat Edaran Bupati Lotim tentang PPKM berbasis Mikro Darurat Imbangan Di Kabupaten Lombok Timur berlaku sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.

“hak daripada SE Bupati tersebut telah berakhir sehingga secepatnya harus dilakukan revisi sesuai dengan kebijakan pusat sehingga jelas dimasyarakat.” Imbuh Tunggul.

Dirinya juga menambahkan bahwa dalam rapat tersebut juga membahas secara global tentang tekhnis dalam rangka penanganan Covid-19. “ terkait BOR yang kita rekomendasikan yaitu di Gedung BLK Lotim, hotel, dan Rusunawa Labuhan Lombok” lanjutnya.

Baca Juga  Sasar Pusat Takjil, Pemantauan Wilayah di Sekotong Prioritaskan Protokol Kesehatan

Terkait obyek wisata yang ada di wilayah Lombok Timur, khususnya wisata sembalun, Kapolres Lotim bersama  pihak BPBD Kabupaten Lotim dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lotim tetap melakukan sosialisasi bahwa pada jalur obyek wisata Sembalun sedang mengalami kerusakan dan berpotensi terjadinya longsor.

“dengan demikian selain dari ancaman penyebaran Covid-19 juga ada faktor alam yang menjadi pertimbangan masyarakat atau wisatawan yang ingin ke lokasi wiasata Sembalun” tutur Kapolres.

Selain itu Kapolres Lotim mengajak seluruh jajaran dan instansi terkait untuk tetap waspada dan antisipasi terhadap berita hoax, radikalisme dan intoleran dengan tetap menyebarkan ukhuwah insaniyah, islamiyah, wathoniyah dalam menciptakan keamanan di wilayah Lombok Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.