Binkam  

Gadis Disabilitas di Sekotong Dapat Kejutan Tongkat Baru dari Kapolsek Sekotong

Gadis Disabilitas di Sekotong Dapat Kejutan Tongkat Baru dari Kapolsek Sekotong

Lombok Barat, NTB – Ida Yanti (19), gadis disabilitas asal Dusun Kekalik Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, kini kembali bisa tersenyum, setelah menerima kejutan tongkat baru dari Kapolsek Sekotong, Kamis (12/5/2022).

Dia mendapatkan tongkat pengganti dari Polsek Sekotong, karena tongkat kondisi tongkat yang dipergunakan sebelumnya, dininilai sudah tidak layak.

Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta, SH menuturkan inisiatif ini dilakukannya, dengan harapan dapat membantu Ida Yanti yang memiliki kekurangan sejak lahir.

“Sebagai bentuk perhatian kita terhadap warga yang kurang beruntung seperti adik Ida Yanti, penyandang disabilitas sejak lahir,” ungkapnya, Jumat (13/5/2022).

Kapolsek menuturkan bahwa, saat ini Ida Yanti tinggal bersama neneknya. Dari informasi yang diperoleh, bahwa dia diasuh oleh neneknya sejak lahir.

“Sehingga tinggal bersama neneknya, sedangkan kondisi nenek sendiri juga dalam keadaan yang membutuhkan uluran tangan,” katanya.

Kondisi Ida Yanti diketahui berawal saat kegiatan sambang Bhabinkamtibmas dengan warga binaan di Desa Persiapan belongas. Bahwa masih menggunakan tongkat miliknya yang kondisinya sudah tidak layak pakai lagi.

“Katanya tidak bisa untuk mengganti tongkat tersebut, karena faktor ekonomi. Untuk itulah kami dari Polsek Sekotong berinisiatif untuk menggantinya. Brdasarkan Laporan dari Bhabinkamtibmas tadi, mengenai kondisi adik Ida Yanti ini,” terangnya.

Akhirnya, Kapolsek Sekotong bersama Bhabinkamtibmas setempat langsung menyambanginya di dusun kekalik Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Untuk mewujudkan tongkat baru yang diidam-idamkan tersebut, yang terlaksana atas kerja sama Polsek Sekotong dengan Yayasan Budhayana Indonesia Giri Ratana Surya Lenong.

Yakni, kegiatan sosial dalam rangka penyerahan bantuan tongkat kepada warga penyandang disabilitas ini.

“Ida Yanti tersebut mengalami cacat di bagian kedua kaki semenjak lahir, dan tidak bisa berjalan tanpa tongkat. Saat ini tinggal berdua bersama neneknya di sebuah gubuk, karena kedua orang tuanya sudah lama meninggalkannya,” tuturnya.

Baca Juga  Stop Nongkrong, Diam Dirumah.

Kapolsek menegaskan bahwa, kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri bersama Yayasan Budhayana Indonesia Giri Ratana Surya Lenong. Untuk membantu meringankan beban penyandang kaum disabilitas.

Menerima tongkat dari Kapolsek Sekotong, dari raut wajah Ida Yanti tampak haru dan senang karena tongkat lamanya yang sudah rusak bisa menggantinya.

Sementara itu, hanya satu kalimat terucap dari bibirna, saat mendapti tongkatnya sudah berganti dengan yang baru.

“Terimakasih Bapak Kapolsek,” ujarnya dengan raut wajah senang bercampur haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.