Berita  

Bhabinkamtibmas Desa Puncak Jeringo Himbauan Antisipasi Penyakit Pada Hewan Ternak

hukrimlobar.com –  Bhabinkamtibmas Desa Puncak Jeringo, melaksanakan sambaing warga dan silaturrahmi sekaligus himbauan kamtibmas kepada warga antas nama, Abdul Hapis Di dusun tambun desa senyiur Kecamatan keruak Kabupaten Lombok Timur. Rabu (25/05/22), Pukul 10.00 Wita.

Dalam Kesempatanntersebut Bhabinkamtibmas memberikan informasi kepada warga tentang adanya wabah penyakit ternak yaitu PMK ( penyakit Mulut dan Kuku pada ternak), yang mana saat ini yang terjangkit banyak terjadi di provinsi Jatim, sehingga Berdampak kenaikan harga daging sapi,kerbau,Oleh karena itu apabila ada gejala penyakit tersebut agar di laporkan ke dinas terkait. Serta sekaligus memberikan himbauan Agar tetap melaksanakan giat ronda malam dan selalu waspada terhadap para pelaku kejahatan dan lebih aktif membersihkan ternak dan kandang ternak nya untuk menjaga kebersihan untuk meminimalisir penyebaran virus ternak.

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas juga melakukan sosialisasi terkait  tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang baik dari segi hukum maupun segi kesehatan kepada masyarakat dan para pemuda. Bktm juga meminta kerjasama warga desa agar ikut serta saling mengingatkan menghimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu dirinya juga mengutarakan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif tidak mungkin bisa tercapai oleh Bhabinkamtibmas atau perangkat desa seorang tanpa dukungan dan kesadaran masyarakatnya, sehingga sangat diperlukan sinergitas yang baik dalam memelihara kamtibmas tersebut.

Sementara itu Bhabinkamtibmas juga tidak pernah bosan dan tidak pernah lupa untuk selalu meningkatkan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, “Bagaimanapun juga prokes juga harus tetap berimbang dengan aktifitas masyarakat kita” katanya.

Baca Juga  Pengamanan dan Patroli di Atas Kapal Warnai Upaya Cegah Premanisme dan Pungli di Pelabuhan Lembar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.