Lugas, Berimbang dan Terpercaya

Apel Kaposkamling Polres Lombok Barat, Kesiapsiagaan Penanganan Wabah Virus PMK

Apel Kaposkamling

Lombok Barat, NTB – Polres Lombok Barat menggelar Apel Kaposkamling, dalam rangka kesiapsiagaan dalam penanganan wabah atau virus PMK. Serta menggerakkan UMKM yang unggul guna menunjang pertumbuhan perekonomian Nasional di Kabupaten Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK dalam amanatnya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih semua pihak.

“Ini tidak terlepas dari partisipasi aktif dalam rangka turut serta mensukseskan apel kaposkamling pada kegiatan pagi hari ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen baik instansi maupun masyarakat. Yang telah berperan aktif membantu polri dalam menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.

Khususnya dalam mensukseskan program pemerintah yaitu percepatan pemulihan perekonomian nasional melalui peningkatan UMKM yang unggul. Dalam bersaing di tingkat Nasional serta dalam penanganan wabah PMK pada hewan pemeliharaan khususnya sapi.

sebagaimana data perkembangan kasus PMK di kabupaten lombok Barat pertanggal 23 Juli 2022 yaitu terdapat jumlah kasus sebanyak 15.764 ekor sapi . Kmudian tingkat kesembuhan sebanyak 14.262 ekor sapi dan juga yang mati 13 ekor kemudian yang potong paksa ada 6 ekor.

Apel Kaposkamling“Dengan jumlah tersebut, maka di wilayah Kabupaten Lobar di tetapkan sebagai zona merah dan sangat berpengaruh kepada peternak peternak sapi kita. Yang dapat menimbulkan situasi kamtibmas maupun perekonomian yang tidak kondusif,” ujarnya.

Kondisi tersebut membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap aspek kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Hal ini juga berimplikasi pada munculnya potensi gangguan kamtibmas khususnya pada masa peralihan perekonomian pada saat pandemi covid-19. Khususnya di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat.

“Kami dari Polres Lombok Barat mengajak seluruh awak poskamling atau pos kandang kumpul dan seluruh peserta apel yang hadir. Untuk membangun informasi, komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait,” ucapnya.

Baca Juga  Penyakit PMK Harus Kita Minimalisir, Simak Himbauan Kasi Humas Polres Lotim

Sehingga melalui Apel Kaposkamling  ini sampai ketingkat Desa dalam memecahkan permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat, khususnya di kabupaten lombok barat.

Telah melakukan berbagai upaya, dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Salah satunya melalui fungsi tekhnis pembinaan masyarakat atau Binmas yaitu dalam penanganan kasus PMK di Polres Lombok Barat.

“Ttelah bekerja sama dengan instansi terkait melaksanakan vaksinasi terhadap sapi yang sakit guna menekan angka kematian pada ternak sapi. Serta menekan kerugian pada peternak sapi serta melakukan pembinaan tekhnis terhadap awak poskamling kandang kumpul. Dalam upaya pencegahan terjangkitnya virus PMK di kandang-kandang sapi se-kabupaten Lombok Barat,” imbuhnya.

Maka dari itu, Polri beserta masyarakat harus bersama-sama memiliki daya tangkal, daya cegah dan daya lawan terhadap kemungkinan timbulnya kejahatan. Yang ada di lingkungan masing-masing serta dalam penanganan PMK di wilayah masing-masing.

“Marilah kita pupuk nilai-nilai silaturrahmi persaudaraan diantara kita, guna menciptakan lingkungan yang sehat serta aman dan kondusif dalam menghadapi masa peralihan ekonomi nasional,” imbaunya.

Apel KaposkamlingPerkembangan tekhnologi informasi dan transportasi yang pesat serta isu-isu global. Seperti demokratisasi perlindungan hukum dan ham, lingkungan hidup dan lain-lain. Menyebar secara cepat menjadi isu nasional.

“Ini yang harus kita pahami bersama melalui Apel Kaposkamling ini, dalam rangka deteksi tangkal di Wilayah Kabupaten Lombok Barat,” katanya.

Sehingga Polri mengharapkan Poskamling atau Pos kandang kumpul di Wilayah Kabupaten Lombok Barat menjadi perpanjangan tangan dari Polri. Khususnya Polres Lombok Barat untuk memberikan informasi sekaligus turut aktif menjaga Kamtibmas.

“Mengharapkan kepada Bhabinkamtibmas yang berada di tengah-tengah masyarakat pedesaan menjadi ujung tombak Polres. Dalam menyorot informasi-informasi dari rekan-rekan Poskamling atau pos kandang kumpul untuk membangkitkan semangat para awak poskamling,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Terbitkan Surat Edaran Larangan Mercon dan Kembang Api, Polsek Kediri Antisipasi Perang Mercon

Polres Lombok Barat berupaya merangsang masyarakat untuk memperbaiki dan mengaktifkan kembali poskamling atau pos kandang kumpul. Dengan cara menggelar kompetisi lomba poskamling atau pos kandang kumpul yang ada di wilayah hukum polres lombok barat.

“Beberapa waktu yang lalu, polres lombok barat sudah menilai poskamling dan pos kandang kumpul yang mengikuti lomba di tiap kecamatan untuk menetukan juara satu, dua dan tiga. Kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, namun bisa mengimplementasikannya di wilayah-wilayah dalam bentuk kegiatan,” bebernya.

“Misalnya patroli kampung bersama, seperti kita ketahui tanggung jawab kamtibmas bukan hanya dibebankan kepada TNI maupun Polri saja, namun sangat membutuhkan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

Untuk itu, dalam Apel Kaposkamling ini, Kapolres berpesan untuk menjaga sinergitas antara TNI Polri dan masyarakat, tingkatkan terus kewaspadaan dalam rangka menjaga lingkungan kita masing-masing. Sadar dan aktif dalam menghidupkan giat poskamling dan pos kandang kumpul. Guna bersama – sama menjaga lingkungan yang aman dan kondusif.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para awak poskamling serta selamat kepada para pemenang. Baik pemenang Pos Kamling atau Pos Kandang Kumpul tingkat Polres Lombok Barat. Saya harap pos kamling atau pos kandang kumpul jangan kendor menjaga keamanan lingkungan,” harapnya.

Kepada seluruh peserta pos kamling atau pos kandang kumpul, kapolres juga berpesan untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan. Agar terhindar dari virus Covid-19 yang sudah melaluinya dalam dua tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.